Arsip Tag: Universitas Riau

Karakter Siswa yang Terbina di Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi

Karakter Siswa yang Terbina di Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi

Karakter Siswa yang Terbina di Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi – Kurikulum yang ada di Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi ini disusun dengan tujuan untuk memperoleh kompetensi dokter spesialis paru dan pernapasan. Kurikulum penting yang harus dikuasai oleh semua peserta didik terdiri dari Bidang Kognitif, Psikomotor dan Afektif. Jadi, agar kompetensi klinis tersebut bisa tercapai, maka Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi harus ditempuh selama 8 semester sesuai dengan keputusan Kolegium Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Indonesia. Nantinya, dokter Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi ini harus bisa menentukan, merencanakan, dan juga melaksanakan pendidikan, dan juga penelitian secara mandiri, serta bisa mengembangkan ilmu ke tingkat akademik yang lebih tinggi, bisa mengembangkan sikap pribadi sesuai dengan kode etik ilmu serta etika kehidupan.

Karakter Siswa

Karakter Siswa yang Sesuai di Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi
✓ Teliti
✓ Tekun
✓ Detil
✓ Kritis
✓ Observan
✓ Terstruktur
✓ Independen
✓ Berwawasan luas
✓ Senang menganalisis
✓ Senang melakukan riset
✓ Keterampilan interpersonal
✓ Senang memecahkan masalah

Universitas Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi
Berikut ini adalah list universitas terbaik untuk Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi di Indonesia:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Sebelas Maret
  • Universitas Riau

Prospek Kerja Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi

DOKTER SPESIALIS PARU

Bertugas untuk mendiagnosis dan menangani gangguan kesehatan pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru, bronkus, bronkiolus, dan alveolus.

DIVISI PULMONOLOGI INTERVENSI DAN GAWAT DARURAT NAPAS

Bertugas untuk mendiagnosis dan memberikan tindakan medis nonbedah untuk menangani masalah pada saluran pernapasan yang umumnya bersifat darurat. Adapun beberapa kondisi yang dapat ditangani meliputi efusi pleura, batuk darah, henti napas, sumbatan pada saluran napas bagian bawah karena benda asing, tumor, dan pneumothorax.

DIVISI ASMA DAN PPOK

Bertugas untuk mengobati pasien yang mengalami penyempitan saluran pernapasan. Jenis penyakit yang biasanya menyebabkan penyempitan saluran pernapasan adalah asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Keahlian Jurusan Spesialis Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi
✓ Kemampuan melakukan observasi
✓ Kemampuan melakukan analisis
✓ Kemampuan berpikir kritis dan terstruktur
✓ Kemampuan problem solving
✓ Keterampilan komunikasi
✓ Detil, Teliti, Tekun

Kemajuan ilmu pengetahuan dan juga teknologi kedokteran di bidang ilmu penyakit paru dan pernapasan adalah salah satu jawaban terhadap perkembangan masalah penyakit dalam, kompleksitas dan juga kerja sama interpersonal dalam manajemen penyakit paru dan pernapasan, sudah menghasilkan pendalaman ilmu serta teknologi penyakit terkait, sehingga berkembanglah profesi dokter subspesialis ini.

Selain itu, transisi epidemiologi, sosio-ekonomi, dan juga sistem kesehatan dengan perkembangan serta jangkauan berbagai macam klasifikasi rumah sakit juga sudah menjadikan tuntutan masyarakat atas pelayanan yang berteknologi tinggi dan juga berkualitas sebagaimana bisa dilaksanakan melalui pelayanan sub spesialisasi penyakit paru dan pernapasan.